Sunday, 30 August 2015

Peran Breastfeeding Support Group & Sugesti Positif dalam Menyusui

Sabtu 29 Agustus 2015





Waktu mbak Yuniari Nukti menawari  undangan di atas,  di grup emak-emak, tanpa pikir panjang saya langsung daftar. Pertama lihat warna dan tema  undangannya yang manis bingiitt, plus hari dan jamnya yang pas banget. Pokoknya kalau hari Sabtu antara jam 08.00 sampai jam 13.00/14.00 saya bebas mengupgrade diri di luar rumah. Setelah menunaikan tugas mengantar sekolah, sambil menunggu pesan masuk berbunyi "Ibu jemput."  Adalah waktunya bebas berekspresi.

Ternyata, saya memang nggak salah. Pertamakali masuk De Oak Cafe, disambut dengan senyum manis plus ruangan cafe yang asri dan cantik. Herannya, hampir setiap hari saya melewati jalan Raya Ngagel, tapi kok baru tahu ada cafe semanis dan secantik ini. Nara sumber dan materinya juga tak kalah keren. 

Sebelum mengulas ilmu yang saya dapat kemarin, pertama-tama mari kita berkenalan dengan mbak Esti Nalurani S.Sos, CHt. Biasa dipanggil Cici. Beliau adalah seorang sarjana sosial yang juga konselor Laktasi dan Hypnotherapist dari klinik H2C Indonesia . H2C bukan Harap-harap cemas loh ya... tapi singkatan dari Health & Hypnotherapy Consultan Indonesia. Untuk menunjang keilmuan dalam menjalankan profesinya, mbak Cici juga mengambil pendidikan kebidanan. Acara ini diselenggaran oleh komunitas TUM (The Urban Mama). Komunitas yang mewadahi para Mama & (Papa), berbagi pengalaman tentang dunia mama dan anak-anak, kesehatan, parenting, breastfeeding, resep, keuangan etc.

Oh ya, mbak Cici ini begitu concern dan mencintai profesinya. Hingga mempunyai berderet sertifikasi yang menjamin profesinya. Diantaranya : 

- Certified Hipnotheraphist (Indonesia board of Hipnotherapy)

- Certifie advance Hypnobrithing Practitioner

- Certified International DOULA & Family Partner  
Jika dokter, bidan dan tenaga medis bertangung jawab atas keselamatan jiwa pasien, yaitu Ibu dan anak. Istilah mbak Cici, bertangung jawab dari perut ke bawah, maka DOULA bertanggung jawab pada perut ke atas.  Doula bertanggung jawab mengatasi trauma pada saat, menjelang dan pasca melahirkan atau kehamilan.   

- Certified Ego State Teraphy of Gordon Emmerson.   

Sebenarnya masih berderet sertifikasi yang dikantongi mbak Cici, cuma hanya ini yang sempat terekam dalam catatan.

Apa sih Menyusui itu ?

Pertanyaan inilah yang pertamakali dilontarkan oleh mbak Cici. Setiap peserta yang hadir menjawab dengan berbagai macam jawaban. Ada yang menjawab memberikan makanan dan nutrisi terbaik,  kewajiban seorang ibu, dan lain-lain. Saat saya ditodong jawaban, sempat bingung juga menjawabnya. Padahal sudah mengalami proses menyusui dua kali. Setelah terdiam, saya menjawab bahwa menyusui adalah hak anak yang harus didapatkan, menyusui juga penyaluran kasih sayang antara seorang seorang ibu dan anak juga sebaliknya. Berharap saja jawaban saya mendekati  benar.

Setelah semua peserta menjawab dengan berbagai jawabannya masing-masing, mbak Cici menampilkan sebuah slide. Menyusui adalah :

1. Hak Ibu dan Bayi.

Jadi menyusui adalah hak berdua, baik Ibu maupun bayi. Seorang ibu mempunyai hak untuk menyusui, dan harus berjuang mendapatkan haknya. Seorang bayi pun demikian. Ia harus berjuang keras untuk memperoleh haknya. Jadi adalah sangat tidak terpuji seseorang yang menghalangi Ibu dan bayi untuk memperoleh haknya.

2. Keputusan Bersama.

Menyusui adalah sebuah keputusan bersama, antara suami, istri, dan keluarga. Proses menyusui akan berjalan lancar, nyaman dan membahagiakan tidak hanya karena keputusan Ibu (istri) tanpa dukungan suami, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

3. Perjuangan

Menyusui adalah perjuangan. Inilah indahnya menyusui. Karena membutuhkan perjuangan dari Ibu dan bayi, juga perjuangan Ayah. Bayangkan jika tanpa perjuangan, pasti proses ini seolah biasa saja. Tak akan menjadi cerita yang akan terus dikenang oleh Ibu, dan menjadi peristiwa biasa saja. 

4. Support Needed. 

Menyusui sangat memerlukan dukungan, terutama dari keluarga, dan lingkungan di sekitar. Mbak cici menekankan bahwa seorang Ibu menyusui itu harus pasang muka 'ndableg'. Tidak usah mendengarkan suara atau komentar orang-orang yang komentar negatif. Pokoknya terus saja berjuang menyusui.


Siklus Menyusui







Berdasarkan siklus tersebut, maka produksi ASI sesuai dengan permintaan. Oleh sebab itu, begitu bayi lahir, maka bayi harus langsung dikenalkan dengan sumber makanannya. IMD (Inisiasi Menyusui Dini) adalah wajib. Maksimal 60 menit setelah lahir, bayi harus langsung ditempelkan di dada Ibu. Biarka insting bayi bekerja untuk mencari makanannya. Semakin bayi sering menghisap puting ibu, semakin banyak jumlah ASI yang diproduksi. Inilah hebatnya ASI, diproduksi sesuai dengan kebutuhan dan permintaan bayi.

Beberapa ibu kadang sudah panik duluan saat tiga hari pertama ASI nya belum keluar. Apalagi disekitarnya sudah bising, "Nanti anakmu haus." "Nanti anakmu kelaparan." "Nanti bla bla bla... " yang ujungnya menggiring si Ibu merasa khawatir dan akhirnya memberi Sufor. Padahal selama 72 jam pertama, bayi sebenarnya belum memerlukan makanan. Kolostrum yang keluar hanya beberapa tetes, sudah sangat cukup dan sangat berarti bagi kehidupan bayi selanjutnya.

Kondisi inilah, peran support group dan sugesti positif sangat diperlukan bagi Ibu. Dalam hal ini mbak Cici berulang kali mengatakan "Instal Ulang" otak kita, buang pikiran-pikiran negatif, masukkan yang positif. Karena memang benar adanya, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. Jika berpikir, saya pasti bisa menyusui, terus ditancapkan, maka otakpun akan memerintah seperti itu. Seperti halnya jika berpikir tidak bisa, terus menerus, maka otakpun akan memerintahkannya.

Subhanallah... Allah Maha Mengatur. Ternyata hormon otitoksin bekerja maksimal antara jam 01.00 - 02.00 malam. Jadi itulah jawabannya, mengapa bayi-bayi tidur lelap sekali di siang hari, dan mengajak bundanya begadang tengah malam. Ternyata memang bayi tahu puncak produksi makanannya ya saat tengah malam :D


Stress Bikin ASI Kering?

Mitos atau Fakta ? ternyata itu adalah mitos. Strss berat atau baby blues sekalipun hanya akan menyebabkan berkurangnya ASI. Secara fisiologis, menyusui justru akan membuat ibu dan bayi merasa nyaman.

Karenannya, harus diberikan pemahaman pada setiap ibu bahwa :

- Breastfeeding is NOT Easy

I'm not telling you it's going tobe easy. I'am telling you it's going tobe worth it.

Seperti telah disebutkan di depan, bahwa menyusui tidak mudah, menyusui butuh perjuangan. Untuk berjuang tentu kita harus punya alasan kan? Otak manusia sudah teristal dari pabriknya untuk selalu berhitung, untung-untungan. Apapun keputusan atau tindakan yang akan dilakukan pasti otak otomatis akan menghitung untung ruginya.

Nah untuk mensupport ibu-ibu yang akan berjuang menyusui, juga harus ditanyakan terlebih dahulu kepada diri sendiri, "Mengapa Saya harus menyusui?" Tulislah jawabannya di kertas tempel di dinding atau kaca, lalu bacalah berulang kali. Sehinga kalimat-kalimat itu akan terinstal di otak ibu.

Misal : (Ini catatan alasan saya yang saya tulis, mungkin ibu-ibu lain menulis alasan yang berbeda)

- Saya menyusui karena perintah Allah

  kemarin tidak  hafal,surat apa dan ayat berapa, jadi sekarang saya  cantumkan :)

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (Al-Baqarah  (2): 233)

- Saya menyusui karena wujud kasih sayang pada anak
- Saya menyusui karena memenuhi hak anak
- Saya menyusui karena bahagia 
- Saya menyusui karena hemat, praktis, dan ekonomis
- dan lain-lain ....... tambahin sendiri yaa.... :)

Setelah menuliskan alasannya, sekarang tuliskan Reward-nya. Tentunya manusia yang punya prinsip itung-itungan nggak mau rugi dong. Harus ada reward dari perjuangannya. Misal :

- Saya jadi sehat.
- Karena berhemat, uang buat beli susu bisa untuk jalan-jalan
- Anak lebih sehat, jarang sakit, jadi hemat dua kali dong :D
- Tidak perlu diet, karena menyusui jadi langsing.
-  Dan lain-lain.... isi sendiri yaa...

Selain Reward, kerugian jika tidak menyusi juga harus ditulis. Misal :

- Resiko terkena kanker payudara lebih besar.
- Harus bekerja lebih keras, untuk beli susu
- Repot kalau pergi-pergi karena harus bawa termos, botol dan kaleng susu
- Dan lain-lain ditambahi sendiri yaa.....

Setelah semua dipaparkan oleh mbak Cici, pesan selanjutnya adalah, jika seorang ibu susah untuk mendapat support dari lingkunganya, maka jalan keluarnya adalah meminta bantuan konselor untuk mengedukASI. Biasanya, orang-orang sekitar, terutama yang lebih tua,  Ibu, Ibu mertua merasa lebih berpengalaman, sehingga apapun alasan yang disampaikan tak akan berpengaruh. Berbeda jika yang memberi saran konselor, orang yang berpengalaman dan tentunya orang lain. 

Jika teman-teman mengalami masalah dengan  kehamilan, kelahiran, laktasi dan bayi silakan menghubungi H2C untuk mendapat informasi dan support.


Let's Install it Now. Support Support Support No Judging



Dari semua yang disampaikan, saya merangkum beberapa hal :

- Menyusui yang terbaik adalah menyusui langsung + pumping. Mengapa tetap pumping meskipun ibu selalu stay di rumah? Karena kita tidak bisa meprediksi hari-hari kedepan. Mungkin ibu sakit, dan harus dirawat di RS. Ada keluarga yang kesusahan, hingga ibu harus pergi ke luar kota, Atau mungkin ibu ingin sekedar refresing, ke salon atau belanja ^_^

- 72 jam pertama kehadiran bayi adalah tugas ibu dan lingkungannya untuk mengenalkan bayi pada ASI. Tempelkan terus bayi pada dada ibunya.

- Melakukan pijat laktasi, sekitar di usia 36 minggu kehamilan

- IMD wajib dilakukan

- Life style. Antara kebiasaan ibu di desa dan di kota mungkin berbeda. Yang penting kuncinya harus HAPPY.

- Cari ilmu dan informasi tentang menyusui sebanyak-banyaknya. Kalau sudah punya ilmu, harus diimbangi dengan sabar saat mempraktekannya.

- Setelah 6 bulan ASI ekslusif, kenalkan bayi pada MPASI, yaitu Sayur, Sayur, Sayur, Buah dan protein hewani. Mengapa SAYUR disebut 3 kali? Karena rasa sayur yang cenderung hambar dan langu harus lebih dikenalkan pada bayi lebih sering.   

Meskipun saya sudah 13 tahun yang lalu melewati proses menyusui, ilmu ini masih tetap bermanfaat. Siapa tahu saya bisa memberikan konseling untuk teman atau saudara, ya kan? Eh siapa tahu juga saya diberi anugerah hamil lagi dan menyusui *Ehh...ngitung umur :D

Terimakasih The Urban Mama, H2C, dan mbak Cici tentunya untuk acara NgopiCantik nya yang keren. 


cafe yang cantik




Rumpi cantik dan manfaat



Tak pernah ketinggalan foto dulu. Mbak Cici berdiri no 3 dari kiri baju pink bawa kipas :) 


Dok. Om Rinaldy. Seperti biasa, setiap ada Niar pasti heboh. Apalgi kalau tongsis sudah terpasang :D 
OOh ya, kemarin ternyata makpon KEB Mira Sahid hadir di antara kita. Uhuy jadilah kita heboh kopdar mendadak tak disangka. Padahal rencananya emak-emak nih mau malming di Sutos sambil kopdar bareng mak Mira. Untunglah saya yang memang nggak bisa ikut gabung ke Sutos punya kesempatan ketemua makpon di acara ini. 

4 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...