Wednesday 24 June 2015

Melihat dengan Cara Berbeda

Mengingat cerita seorang Ustad dalam sebuah forum di sekolah. Kalau di tulisan yang lalu nasehat untuk anak-anak, kini nasehat mengalir untuk  saya, dan para orang tua.

            Anak-anak yang saat itu hadir di hadapan orang tua bukanlah anak-anak kecil yang lucu dan menggemaskan lagi. Mungkin bagi sebagian besar orang tua, termasuk saya anak-anak usia 15 tahunan itu ‘lagi bikin geregeten’. Ahh… jujur saya sering mengalami rasa geregetan itu. Menghadapi anak usia remaja di zaman yang sangat berbeda dengan zaman saat saya remaja dulu. Harus benar-benar punya stok sabar tingkat bidadari dan berusaha jadi teman terbaik buat mereka.
Tuesday 23 June 2015

Belajar Kehidupan

         Sore itu, 30 April 2015. Di aula SMPIT Darul Fikri, saya menghadiri acara doa bersama menjelang UN.  Kalau menceritakan tentang UN rasanya sudah telat pakai banget ya… Pingin nulis ulang coret-coretan di buku gegara saya buka-buka  catatan kecil yang selalu dibawa ‘ngalor ngidul’ karena selalu nyelip di tas. Catatan tentang nasehat yang diberikan pada anak-anak saat itu. 

            Tahun ini adalah tahun dimana UN bukan menjadi syarat kelulusan. Saya melihat anak-anak dan orang tua lebih santai saat acara doa bersama. Pengalamn tahun yang lalu, biasanya orang tua (terutama) dan anak-anak sama-sama diliputi ketegangan dan kecemasan. Merasa UN adalah ujian nasib padahal kalau sudah dilalui ya ngak begitu-begitu amat. UN hanya proses kecil untuk batu loncatan menuju derajat yang lebih tinggi. Justru yang lebih berat adalah proses anak-anak belajar melewati masa 3 tahun dengan segala tantangannya. 

            Nasehat untuk anak-anak diberikan oleh direktur Darul Fikri ustad Syaiful  Arifin. Beliau bercerita tentang belajar kehidupan dari air dan garam

Ternyata Saya Kangen ngeBlog

           Lebih dari 6 bulan blog ini tak pernah saya openi. Dindingnya penuh debu, perabotnya juga sudah usang. Janji dengan diri sendiri sih... ingin Ramdhan ini bisa aktif lagi ngisi perabotan di Blog. Ahh… ternyata sampai Ramadhan melewati hari kesekian, belum juga terwujud. Kira-kira ada yang kangen saya enggak ya? Semoga ada yang kangen hihi...

Sunday 2 November 2014

Terjebak di Alfamidi, Karena Ada Warga Tewas di Polsek Sukodono

Mau tahu rasanya kejebak di toko, nggak bisa pulang karena jalanan depan toko penuh massa dan ditutup? Kemarin saya mengalaminya. Ceritanya, sore itu mengantar Aisyah ke tempat ngaji, pulangnya saya langsung mampir ke Alfamidi dekat rumah, ingat keperluan dapur yang pada habis. Awalnya agak ragu, kok di depan Alfamidi banyak warga dan aparat baik polisi ataupun tentara berseragam doreng. Tapi sudah terlanjur ya sudahlah, langsung parkir sepeda motor. Tanya pak parkir, cuma dijawab katanya ada yang meninggal. Tapi masih heran juga, kok heboh banget ya, banyak yang foto-foto, polisi wara-wiri. Biarlah, keburu maghrib, saya langsung masuk.
Friday 31 October 2014

Resep Ceker Lapindo

Karena masakan versi aslinya yang super duper puedess... saya sering memasak sendiri dengan versi saya yang rasanya lebih bisa ditoleransi oleh lidah. Juga lebih lega menikmatinya, karena lebih banyak :) Kalau pingin versi aslinya, datang saja ke sini ya...

Bahan :
1 kg ceker ayam pilih yang bersih, dan masih segar.

Bumbu :
Bawang putih 5 siung iris tipis
Bawang merah 10 butir iris tipis
Cabe rawit 1 ons iris serong
Cabe merah 5 buah iris serong
Jahe satu ruas cincang atau geprek
Serai  secukupnya
Daun jeruk purut kurleb 10-20 lembar'
Merica halus secukupnya
Kecap manis secukupnya
Gula dan garam secukupnya
Minyak untuk menumis

Friday 17 October 2014

Resep Chocolate Green Tea Mochi by Chef Ken Kurniawan

Resep ini di dapat saat acara Femina  dan Systema Nano di Hotel JW Marriot Surabaya. Chef langsung mendemokannya di atas panggung. Sayang saya tidak kebagian hasil incip-incipnya karena sudah keburu amblas :))

Bahan :

75 gram gula pasir
135 gr tepung ketan
2 sdm tepung maezena
180 ml air
1 sdt bubuk green tea

Thursday 16 October 2014

Menikmati Makanan Manis dan Tetap Sehat

Ditawari kue-kue imut cantik yang manis  dan cokelat? Ohh... tidaakkk!! Kenapa harus ditolak? Pasti lagi diet atau takut sakit gigi yaa....

Saya,  terutama anak-anak paling suka tuh ngemil yang manis-manis. Brownies, cokelat, ice cream wow siapa yang tega nolak yaa....  Apalagi anak-anak, wah.... kalau diturutin sepertinya tiada hari tanpa cemilan-cemilan itu. Tentunya saya sering khawatir pada kesehatan gigi anak-anak. Makanya saya cerewet banget untuk mengingatkan gosok gigi dan minum air putih banyak-banyak setelah makan yang manis-manis.

Karena kesukaan anak-anak pada makanan yang manis-manis,  rasanya pas banget dengan woro-woro yang saya dapat dari teman-teman "Kumpulan Emak Blogger Surabaya". Terimakasih banget Maaakks sudah ajak-ajak saya ke undangan keren ini.

Friday 10 October 2014

Pas Pingin Ganti HP Pas Dapat Samsung Galaxy Fame

Nikmatnya hidup pas-pasan. Pas kepingin ini keturutan, Pas kepingin itu kelakon hehe. Jumat 26 September kemarin, di acara Anniversary ke 2 ICITY  Indosat, tak disangka tak dinyana nama saya keluar dapat doorprice. (Hmm... ini bukan review acara Icity karena sudah basi kayaknya yaa...) Icity tuh komunitas para pengguna kartu indosat, tempat sharing antar anggotanya.

Sunday 5 October 2014

Super Gizi, Qurban Dengan Cara Berbeda

"Bu, besok aku harus berangkat pagi-pagi sekali. Aku mau foto sama kambingku sebelum disembelih"
Itu adalah kalimat yang biasa diucapkan oleh anak-anak menjelang acara penyembelihan hewan qurban di sekolah. 

Saat tiba hari Raya Idhul Adha atau yang lebih dikenal dengan Hari Raya Qurban,  disamping anak-anak belajar shiroh tentang Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S  anak-anak juga belajar untuk berbagi, merelakan kambing atau sapinya untuk disembelih, lalu dibagikan kepada yang berhak menerima. Anak-anak juga menjadi ceria dan sumringah sekali saat menyaksikan hewan qurban di sembelih sampai berbagi tugas memotong-motong daging, menimbang dan memasukkannya dalam kantong plastik lalu membagikannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...